nama : kezia dian wiendari
kelas : XII ap3
MENJALANKAN USAHA KECIL
A. Ilustrasi mengenai pentingnya manajemen
dalam usaha
Menjalankan usaha baru merupakan
tantangan tersendiri bagi wirausaha, apalagi usaha tersebut merupakan usaha
baru yang sedang dirintis untuk dijalankan. Berbagai hal dalam usaha tersebut
harus ditata sedemikian rupa sehingga usaha yang dipilih dapat dijalankan
dengan baik. Jalan terbaik yang harus ditempuh oleh wirausaha adalah dengan
menerapkan berbagai fungsi manajemen dalam usaha yang dimilikinya tersebut. Manajemen
merupakan kunci pokok dalam menjalankan suatu usaha, bentuk apapun usaha
tersebut pasti memerlukan suatu manajemen. Secara umum berkaitan manajemen
dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, dimana
seluruh sifat tersebut akan selalu berkaitan, baik saat mulai mendirikan,
menjalankan, dan bahkan sampai pada akhir usaha.
B. Definisi manajemen dan implementasinya
Secara umum Defini manajemen yaitu
untuk mengatur sesuatu demi mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya
dengan menggunakan orang lain. Manajemen diterapkan dalam berbagai bidang
sasaran baik yang bersifat teknis maupun nonteknis, misalnya manajemen bahan
baku, manajemen SDM, manajemen produksi dan lain-lain. Manajemen merupakan
istilah baru dalam kamus besar B.I. istilah manajemen berasal dari kata Manus
(bhs. Latin) yang berarti tangan, to manage (bhs. Inggris) yang berarti
mengurus, membimbing, dan mengawasi. Dari istilah to manage kemudian
terbentuklah istilah manajemen yang mengandung arti sebagai proses kegiatan
untuk mengendalikan sesuatu usaha guna mencapai tujuan yang telah ditentukan
sebelumnya. Manajemen ada dimana-mana karena secara mendasar semua organisasi
mempunyai orang yang bertanggungjawab terhadap organisasi agar dapat mencapai
tujuan.
Definisi manajemen menurut beberapa
ahli yaitu ::
1. G.R Terry
Manajemen
adalah pencapaian tujuan yang telah diterapkan terlebih dahulu dengan
menggunakan kegiatan orang lain.
2. Mary Parker Foolet
Manajemen
adalah seni untuk melaksanakan sesuatu pekerjaan melalui orang lain.
3. Menurut Prof. Dr. SP Siagian, MPA
Manajemen
adalah kemampuan /keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka
pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya dengan menggunakan
oranglain.
C. Sumber Daya Organisasi dan Fungsi
Manajemen
Semua organisasi baik besar maupun
kecil akan selalu menggunakan empat jenis sumber daya dari lingkungan mereka
yaitu sebagai berikut.
1. Sumber daya manusia
2. Sumber daya fisik
3. Sumber daya keuangan
4. Sumber daya informasi
Sumber
daya manusia termasuk bakat manajerial dan tenaga kerja. Sumber daya finansial
adalah modal yang digunakan oleh organisasi untuk menandai operasi yang
berjalan maupun operasi jangka panjang. Sumber daya fisik meliputi bahan-bahan
menta, fasilitas kantor, dan produksi serta peralatan. Sumber daya informasi
merupakan data-data yang digunakan untuk membuat keputusan yang efektif.
4
fungsi dasar manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan
pengawasan.
a.
Perencanaan
(planning) merupakan suatu tindakan untuk memilih tujuan, kebijakan,
prosedur-prosedur, dan progam-program yang diperlukan untuk mencapai keinginan
diwaktu yang akan datang.
b. Pengorganisasian (organizing) merupakan
suatu proses penentuan, pengelompokkan dan pengaturan berbagai aktivitas yang
diperlukan untuk mencapai tujuan, menempatkan orang-orang pada setiap aktivitas
tersebut, menyediakan alat perlengkapan yang diperlukan, dan menetapkan batas
wewenang kepada setiap orang sehingga mereka dapat bekerja sama secara efisien
dan efektif.
c.
Penggerakkan
(actuating) merupakan suatu usaha atau tindakan semua anggota kelompok untuk
mencapai sasaran-sasaran sesuai dengan perencanaan dan usaha-usaha organisasi.
d. Pengawasan (controlling) merupakan
pelaksanaan, penilaian, dan perbaikan berbagai faktor dalam suatu perusahaan
sesuai dengan ketetapan-ketetapan rencana.
D. Mengelola fasilitas dan bahan baku
Kegiatan pengelolaan fasilitas dan
bahan baku ini dimulai dari pengadaannya sampai dengan pengendaliannya.
1. Pengertian dan aspek-aspek pengadaan
fasilitas dan bahan baku
Bahan baku adalah bahan utama yang
diolah atau diproses menjadi produk jadi, sedangkan bahan pembantu adalah bahan
yang di tambahkan dan sifatnya hanya untuk melengkapi.
Pengadaan bahan baku yang dibutuhkan
perusahaan.
a.
Peraturan
pemerintah yang mengatur hak dan kewajiban wirausaha
b. Kemudahan akan kebutuhan tenaga kerja
c.
Kemudahan
akan transportasi
d. Kemudahan akan tenaga listrik, air, dan
telepon
e.
Kemudahan
akan surat izin usaha
f.
Kemudahan
akan kebutuhan bahan baku
g.
Kemudahan
akan dukungan masyarakat setempat.
h. Kemudahan akan pengurusan pajak
Disamping itu kita harus memperhatikan
pengelolaan fasilitas produksi barang dan jasa dalam perusahaan.
2. Pengaturan dan pengendalian fasilitas
dan bahan baku
Untuk dapat mengendalikan jumlah
persediaan bahan baku, kiranya perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat
mempengaruhi persediaan bahan baku perusahaan tersebut.
Adapun penyusunan kebutuhan peralatan
yang akan dibeli atau disediakan perlu mempertimbangkan hal-hal berikut.
a.
Kegunaan
dari peralatan yang diperlukan
b. Kebutuhan dari peralatan
c.
Biaya
atau harga dari peralatan yang akan dibeli
d. Efisiensi dan efektivitas
e.
Kemudahan
didalam pemeliharaannya
f.
Keawetan
dari peralatan yang digunakan
Selanjutnya kelengkapan sarana dan
prasarana juga sangat diperlukan perusahaan untuk menunjang keberhasilan usaha
karna diharapkan dapat menghemat biaya dan menambah efisiensi dalam
menyelesaikan pekerjaan.
Faktor-faktor yang perlu
dipertimbangkan dalam pengaturan kelengkapan sarana dan prasarana:
a.
Kelengkapan
sarana dan prasarana harus menghemat ruangan atau tempat
b. Kelengkapan sarana dan prasarana harus
menigkatkan produktivitas usaha
c.
Kelengkapan
sarana dan prasarana harus dapat dipindah-pindahkan
d. Kelengkapan sarana dan prasarana harus
bebas dari resiko kebakaran
e.
Kelengkapan
sarana dan prasarana harus benar-benar berfungsi dalam usaha