Jumat, 13 Januari 2012

Materi Kelas XII AP semester 6


nama : kezia dian wiendari
kelas : XII ap3

MENJALANKAN USAHA KECIL

A.       Ilustrasi mengenai pentingnya manajemen dalam usaha

Menjalankan usaha baru merupakan tantangan tersendiri bagi wirausaha, apalagi usaha tersebut merupakan usaha baru yang sedang dirintis untuk dijalankan. Berbagai hal dalam usaha tersebut harus ditata sedemikian rupa sehingga usaha yang dipilih dapat dijalankan dengan baik. Jalan terbaik yang harus ditempuh oleh wirausaha adalah dengan menerapkan berbagai fungsi manajemen dalam usaha yang dimilikinya tersebut. Manajemen merupakan kunci pokok dalam menjalankan suatu usaha, bentuk apapun usaha tersebut pasti memerlukan suatu manajemen. Secara umum berkaitan manajemen dengan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, dimana seluruh sifat tersebut akan selalu berkaitan, baik saat mulai mendirikan, menjalankan, dan bahkan sampai pada akhir usaha.


B.       Definisi manajemen dan implementasinya

Secara umum Defini manajemen yaitu untuk mengatur sesuatu demi mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya dengan menggunakan orang lain. Manajemen diterapkan dalam berbagai bidang sasaran baik yang bersifat teknis maupun nonteknis, misalnya manajemen bahan baku, manajemen SDM, manajemen produksi dan lain-lain. Manajemen merupakan istilah baru dalam kamus besar B.I. istilah manajemen berasal dari kata Manus (bhs. Latin) yang berarti tangan, to manage (bhs. Inggris) yang berarti mengurus, membimbing, dan mengawasi. Dari istilah to manage kemudian terbentuklah istilah manajemen yang mengandung arti sebagai proses kegiatan untuk mengendalikan sesuatu usaha guna mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Manajemen ada dimana-mana karena secara mendasar semua organisasi mempunyai orang yang bertanggungjawab terhadap organisasi agar dapat mencapai tujuan.

Definisi manajemen menurut beberapa ahli yaitu ::
1.       G.R Terry
Manajemen adalah pencapaian tujuan yang telah diterapkan terlebih dahulu dengan menggunakan kegiatan orang lain.
2.       Mary Parker Foolet
Manajemen adalah seni untuk melaksanakan sesuatu pekerjaan melalui orang lain.
3.       Menurut Prof. Dr. SP Siagian, MPA
Manajemen adalah kemampuan /keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya dengan menggunakan oranglain.

C.       Sumber Daya Organisasi dan Fungsi Manajemen
Semua organisasi baik besar maupun kecil akan selalu menggunakan empat jenis sumber daya dari lingkungan mereka yaitu sebagai berikut.
1.       Sumber daya manusia
2.       Sumber daya fisik
3.       Sumber daya keuangan
4.       Sumber daya informasi
Sumber daya manusia termasuk bakat manajerial dan tenaga kerja. Sumber daya finansial adalah modal yang digunakan oleh organisasi untuk menandai operasi yang berjalan maupun operasi jangka panjang. Sumber daya fisik meliputi bahan-bahan menta, fasilitas kantor, dan produksi serta peralatan. Sumber daya informasi merupakan data-data yang digunakan untuk membuat keputusan yang efektif.
4 fungsi dasar manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan.

a.        Perencanaan (planning) merupakan suatu tindakan untuk memilih tujuan, kebijakan, prosedur-prosedur, dan progam-program yang diperlukan untuk mencapai keinginan diwaktu yang akan datang.
b.       Pengorganisasian (organizing) merupakan suatu proses penentuan, pengelompokkan dan pengaturan berbagai aktivitas yang diperlukan untuk mencapai tujuan, menempatkan orang-orang pada setiap aktivitas tersebut, menyediakan alat perlengkapan yang diperlukan, dan menetapkan batas wewenang kepada setiap orang sehingga mereka dapat bekerja sama secara efisien dan efektif.
c.        Penggerakkan (actuating) merupakan suatu usaha atau tindakan semua anggota kelompok untuk mencapai sasaran-sasaran sesuai dengan perencanaan dan usaha-usaha organisasi.
d.       Pengawasan (controlling) merupakan pelaksanaan, penilaian, dan perbaikan berbagai faktor dalam suatu perusahaan sesuai dengan ketetapan-ketetapan rencana.

D.       Mengelola fasilitas dan bahan baku
Kegiatan pengelolaan fasilitas dan bahan baku ini dimulai dari pengadaannya sampai dengan pengendaliannya.
1.       Pengertian dan aspek-aspek pengadaan fasilitas dan bahan baku
Bahan baku adalah bahan utama yang diolah atau diproses menjadi produk jadi, sedangkan bahan pembantu adalah bahan yang di tambahkan dan sifatnya hanya untuk melengkapi.
Pengadaan bahan baku yang dibutuhkan perusahaan.
a.        Peraturan pemerintah yang mengatur hak dan kewajiban wirausaha
b.       Kemudahan akan kebutuhan tenaga kerja
c.        Kemudahan akan transportasi
d.       Kemudahan akan tenaga listrik, air, dan telepon
e.        Kemudahan akan surat izin usaha
f.         Kemudahan akan kebutuhan bahan baku
g.        Kemudahan akan dukungan masyarakat setempat.
h.       Kemudahan akan pengurusan pajak
Disamping itu kita harus memperhatikan pengelolaan fasilitas produksi barang dan jasa dalam perusahaan.
2.       Pengaturan dan pengendalian fasilitas dan bahan baku
Untuk dapat mengendalikan jumlah persediaan bahan baku, kiranya perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi persediaan bahan baku perusahaan tersebut.
Adapun penyusunan kebutuhan peralatan yang akan dibeli atau disediakan perlu mempertimbangkan hal-hal berikut.
a.        Kegunaan dari peralatan yang diperlukan
b.       Kebutuhan dari peralatan
c.        Biaya atau harga dari peralatan yang akan dibeli
d.       Efisiensi dan efektivitas
e.        Kemudahan didalam pemeliharaannya
f.         Keawetan dari peralatan yang digunakan
Selanjutnya kelengkapan sarana dan prasarana juga sangat diperlukan perusahaan untuk menunjang keberhasilan usaha karna diharapkan dapat menghemat biaya dan menambah efisiensi dalam menyelesaikan pekerjaan.
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pengaturan kelengkapan sarana dan prasarana:
a.        Kelengkapan sarana dan prasarana harus menghemat ruangan atau tempat
b.       Kelengkapan sarana dan prasarana harus menigkatkan produktivitas usaha
c.        Kelengkapan sarana dan prasarana harus dapat dipindah-pindahkan
d.       Kelengkapan sarana dan prasarana harus bebas dari resiko kebakaran
e.        Kelengkapan sarana dan prasarana harus benar-benar berfungsi dalam usaha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar